<p>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-saja mengumumkan bahwa Covid-19 sudah bukan lagi Kedaruratan Kesehatan Global, kemarin (5/5). Itu artinya, situasi pandemi Covid-19 mulai terkendali. Namun, Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan lima hal penting yang masih perlu diketahui.</p>
<p>Pertama, walaupun Covid-19 bukan lagi Kedaruratan Kesehatan Global, tetapi virusnya masih ada dan penyakitnya masih menyebar. </p>
<p>"Hanya jumlahnya menjadi sedikit dan situasi kesehatan terkendali," kata Prof Tjandra, dalam keterangannya kepada RM.ID, Sabtu (6/5).</p>
<p>Kedua, ilmu pengetahuan masih harus terus berkembang di bidang Covid-19 ini. Karena penyakit ini masih relatif baru dan masih banyak hal yang perlu diketahui, seperti long Covid dan vaksinnya.</p>
<p>"Ketiga, kita tetap harus waspada menghadapi penyakit menular, termasuk COVID-19. Upaya pengendalian oleh pemerintah tetap harus dilakukan secara terus menerus, sebagaimana juga pengendalian penyakit menular lainnya," saran Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Mantan Kabalitbangkes ini.</p>
<p>Keempat, Prof Tjandra mengingatkan kemungkinan terjadinya pandemi jenis lain di masa depan, meskipun belum diketahui kapan dan bagaimana penyakitnya. Oleh karena itu, program pencegahan dan persiapan harus terus dijalankan agar lebih siap menghadapi pandemi berikutnya.</p>
<p>Kelima, sebagai anggota masyarakat, kita harus tetap menjaga pola hidup sehat. Kesehatan adalah aset yang sangat berharga dan perlu kita jaga dengan baik.</p>
<p>"Ke lima, untuk kita anggota masyarakat luas, marilah kita terus menjaga pola hidup sehat. Ingatlah, kesehatan adalah aset amat berharga dan perlu kita pelihara baik-baik," tutupnya.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan selama lebih dari setahun ini tren kasus Covid-19 terus menurun, baik dalam hal angka kematian maupun tekanan pada sistem kesehatan.</p>
<p>“Tren ini telah memungkinkan sebagian besar negara untuk hidup kembali seperti yang kita ketahui sebelum Covid-19," ucap Tredos di Jenewa, kemarin.</p> . Sumber : Berita Lifestyle, Kuliner, Travel, Kesehatan, Tips