Menteri Kesehatan Palestina, Mai Alkaila mengumumkan, hingga Ahad (7/2/2021), tercatat 824 warga Palestina positif terinfeksi virus Corona, 14 orang meninggal dan 528 dinyatakan sembuh.
Demikian dikutip dari kantor berita Palestina, Wafa. Dalam laporan harian pandemi ini pada Minggu, dia merinci, 9 orang meninggal di Tepi Barat, 3 di Yerusalem yang diduduki dan 2 di Jalur Gaza.
Dari total infeksi yang terdaftar, 428 berada di Tepi Barat, termasuk 122 di distrik pusat Ramallah. Sementara 144 kasus infeksi terdaftar di Jalur Gaza dan 252 di Yerusalem yang diduduki.
Sedangkan wilayah Tepi Barat 245 orang sembuh dan Jalur Gaza tercatat 214 kasus. Di Yerusalem yang diduduki, 69 orang dinyatakan sembuh. Selain itu, 64 pasien Corona dalam perawatan intensif, 14 di antaranya menggunakan ventilator. [RSM]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID