Tahun Ajaran 2023 2024 GIS 2 Serpong Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar –

<p>Global Islamic School (GIS) 2 Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) mulai memasuki tahun ajaran baru 2023-2024 hari ini, Selasa (18/7).</p>

<p>Pada tahun ajaran baru ini, sekolah berbasis agama Islam itu mulai menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar.</p>

<p>Direktur GIS 2 Serpong, Tangsel, Ida Halya Balfas mengatakan, mulai tahun ajaran baru ini sekolah sudah mulai menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar.</p>

<p>Namun dia bilang, kurikulum itu tidak asing lagi karena memang sudah diterapkan sejak lama, khususnya mengenai pendidikan karakter.</p>

<p>&quot;Jadi kemasannya saja yang baru, tapi isinya sudah sudah diajarkan sejak lama di sini,&quot; ujar Ida di Global Islamic School (GIS) 2 Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (18/7).</p>

<p>Menurut Ida, pendidikan karakter itu penting karena mendidik siswa itu tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga bisa bekerja bersama dengan orang lain.</p>

<p>Sebetulnya, kata Ida, Kurikulum Merdeka tidak berbeda jauh dengan kurikulum di GIS.</p>

<p>Bahkan, ungkap dia, salah satu pakar yang membuat Kurikulum Merdeka mengaku banyak mengadopsi metode pembelajaran di GIS ke dalam kurikulum baru itu.</p>

<p>&quot;Pakar itu dulunya memang pernah mengajar di GIS,&quot; sebut dia.</p>

<p>Dia menyebut, beberapa kurikulum yang diadopsi dalam Kurikulum Merdeka, antara lain&nbsp;<em>project</em> <em>learning</em>, <em>collaborative</em> <em>learning</em> hingga <em>problem</em> <em>solving</em>.</p>

<p>&quot;Beberapa pengajar di GIS juga ada yang terlibat menjadi Guru Penggerak yang menjadi cikal bakal Kurikulum Merdeka,&quot; ungkapnya.</p>

<p>Selain itu, Ida menerangkan sejak awal prinsip pembelajaran di GIS juga sudah menekankan optimalisasi potensi dan fitrah peserta didik untuk memujudkan islam yang <em>rahmatan&nbsp;lil</em> <em>alamin</em> atau rahmat bagi alam semesta.</p>

<p>Dengan itu, sejak awal penerimaan, kata Ida, sekolah ini tidak mengkhususkan hanya menerima siswa dengan intelektual tinggi.</p>

<p>Namun juga, menerima berbagai macam latar belakang siswa, bahkan dengan tingkat kecerdasan di bawah rata-rata sekalipun.</p>

<p>Sebab, kepintaran siswa tidak selalu berbanding lurus dengan keberhasilan mereka di masa depan.</p>

<p>&quot;Di sini mereka dikembangkan sesuai minat dan bakatnya secara holistik,&quot; tutur Ida.</p>

<p>Sistem pembelajaran di sini, terang Ida, tidak melulu guru yang memberikan pelajaran, tapi siswa diajak belajar secara mandiri untuk mengembangkan literasi mereka.</p>

<p>Sehingga, mereka menjadi siswa yang percaya diri dan mampu menyelesaikan masalah dengan baik.</p>

<p>Hasilnya, kata dia, siswa yang saat awal masuk sekolah mempunyai kecerdasan di bawah rata-rata, melompat menjadi siswa yang mandiri dan mampu menggali seluruh potensi diri secara maksimal saat akhir sekolah.</p>

<p>&quot;Lebih 45 persen siswa di sini bisa masuk ke perguruan tinggi negeri favorit bahkan di terima di kampus di luar negeri,&quot; terangnya.</p>

<p>Sebetulnya, terang Ida, sejak awal GIS sudah mendaklarasikan diri sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).</p>

<p>Kemudian berubah menjadi nasional plus dengan mengikuti kurikulum Pemerintah. Tapi itu belum cukup.</p>

<p>Sekolah ini juga punya empat pilar keunggulan yaitu Pilar Akademik, Pilar Keislaman, Pilar Kepemimpinan dan Pilar Keglobalan.</p>

<p>Lebih lanjut Ida menuturkan pertumbuhan GIS 2 Serpong sangat positif setiap tahunnya.</p>

<p>Pada tahun ajaran baru ini, sekolah menerima sebanyak 1.800 siswa. Mereka terbagi di berbagai kelompok tingkatan, mulai Play Group, Taman Kanak-Kanak, SD, SMP hingga SMA.</p>

<p>Sementara, Wakil Direktur Bidang Akademik GIS 2 Serpong, Ayi Rusmadi menambahkan, Kurikulum Merdeka di GIS akan diterapkan di jenjang Play Group, TK, kelas IV, VII dan X.</p>

<p>&quot;Kurikulum Merdeka sebetulnya tidak jauh beda dengan Kurikulum active learning yang sudah lama diterapkan di GIS,&quot; ujar Ayi dalam keterangannya, kemarin.</p>

<p>Dalam Kurikulum Merdeka, kata Ayi siswa diajarkan untuk mengerjakan project dan juga presentasi.</p>

<p>Bedanya, kata dia, sudah tidak ada lagi penjurusan IPA dan IPS di tingkat SMA.</p>

<p>&quot;Juga pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) diganti menjadi Pendidikan Pancasila,&quot; terangnya.</p>

<p>Untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, Ayi menuturkan pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya termasuk guru dan juga infrastruktur selama satu tahun.</p>

<p>Sekolah, kata Ayi, juga mengundang beberapa pihak dari Kemendikbudristek, Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan juga para pakar untuk menjelaskan secara detail tentang Kurikulum Merdeka kepada para guru.</p>

<p>&quot;Jadi tahun ajaran baru ini insyaallah kami sudah siap dengan Kurikulum Merdeka,&quot; tutur Ayi.&nbsp;</p>

<p>Para siswa, lanjut Ayi, juga tidak akan kaget dengan penerapan kurikulum baru ini.</p>

<p>Sebab, pendekatan, model dan metodenya memang mirip dengan kurikulum yang sudah diajarkan selama ini.</p>

<p>Sebetulnya, kata Ayi Kurikulum Merdeka sudah berjalan selama dua tahun, dan tahun ini memasuki tahun ketiga.</p>

<p>Pemerintah, kata dia, akan mewajibkan Kurikulum Merdeka di seluruh sekolah pada tahun 2024.</p>

<p>&quot;Tapi GIS sudah siap satu tahun sebelumnya,&quot; pungkasnya.</p> . Sumber : Berita Lifestyle, Kuliner, Travel, Kesehatan, Tips

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *