Semoga Puncak Omicron Jadi Gelombang Terakhir… –

Pemerintah mengumumkan Indonesia telah berhasil melewati puncak kasus Covid-19 varian Omicron. Hal ini ditunjukkan dengan tren perbaikan angka kasus positif dalam beberapa pekan terakhir.

Pandemictalks mengunggah dua meme berkaitan dengan keberhasilan Indonesia melewati Covid-19 varian Omiron.

Pertama, meme back ground putih dengan tulisan, “Satgas Covid-19 klaim Indonesia lewati puncak kasus Omicron.” Kedua, foto Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dan pernyataannya.

Isinya, Indonesia berhasil melalui puncak Omicron yang ditunjukkan dengan tren perbaikan data-data kasus secara menyeluruh.

Alhamdulilah, kasus Covid-19 varian Omicron sudah melewati puncaknya. Ayo semangat, sebentar lagi Ramadan,” kata @Bunda_ayucahayu.

Alhamdulillah puncak Covid varian Omicron telah berakhir. Namun, kita tetap perlu taat prokes WHO telah merilis varian baru lagi,” ujar @Anshorianca.

Akun @rusli_dermawan mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah memprediksi kasus Covid-19 akan terus turun jadi 5 ribu kasus per hari pada April nanti.

Akun @Vickyimelda sudah lelah dengan pandemi Covid-19. “Semoga Omicon menjadi gelombang terakhir Covid-19 dan tidak ada varian baru lagi,” harap dia.

Dengan sudah terlewatinya puncak Omicron, @Bulu_Kaki memprediksi status kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bakal dicabut. Indonesia, akan ke luar dari masa pandemi Covid-19.

“Satgas Penanganan Covid-19 mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tetap patuh terhadap prokes sehingga akhirnya puncak kasus Omicron di Indonesia berakhir,” kata @Subanghits.

 

Menurut @Fuzafirdauszhan, kasus Covid-19 menurun sejak tes Covid-19 untuk perjalanan domestik dicabut. Dia bilang, puncak Omicron terjadi pada 17 Februari dan terus menurun hingga saat ini.

Akun @ar_aditama menimpali. Kata dia, memang kasus Covid-19 harian turun, tapi angka kematian masih tinggi. “Mudah-mudahan lewat puncaknya dan pandemi berakhir,” harap dia.

Sebaliknya, @GurunPasir menyebut angka kematian terus turun. Kata dia, angka kematian mengalami penurunan sejak 8 Maret 2022. Hingga Sabtu (12/3), angka kematian absolut selama 7 hari terakhir turun 1,98 persen dari pekan sebelumnya.

“Heran dengan sikap beberapa masyarakat yang tidak bersyukur dengan menurunnya kasus Covid-19 dan senang kasus naik terus,” kata @akoh_kamoh.

“Gimana bersyukur kalau data yang disampaikan diragukan keakuratanya,” timpal @masfahrul_85.

Akun @desiielim tidak terlalu antusias dengan keberhasilan Indonesia melewati puncak Omicron. Dia menganggap Covid-19 sudah seperti penyakit biasa dan akan punah dengan sendirinya.

“Kalau sudah melewati puncak harusnya ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit kosong dong. Rumah sakit khusus isolasi pasien Covid-19 di Tangerang masih full,” kata @Benbelva. [TIF]

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *