Rayakan 70 Tahun Ratu Naik Tahta Kedubes Inggris Di Jakarta, Tanam Pohon Gaharu –

Pohon gaharu dipilih Wakil Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Rob Fenn, untuk ditanam dalam rangka Platinum Jubilee, perayaan 70 tahun bertahtanya Ratu Elizabeth II.

Kegiatan penanaman pohon itu diberi tajuk khusus, “Queen’s Green Canopy”, atau jika diterjemahkan secara bebas berarti, “Langit Hijau Ratu”.

Penanaman dilakukan di halaman Kedubes Inggris, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu sore (18/5). Rintik-rintik hujan tak menyurutkan langkah Fenn, beberapa diplomat asing dan pejabat Tanah Air, menanam pohon bernama latin aquilaria malaccensis itu.

Sore itu, Fenn dan pejabat asing serta Tanah Air, mendadak jadi tukang kebun. Bibit pohon gaharu yang ditanam cuma satu. Tingginya hanya setengah meter. Tapi, mereka kompak memegang alat tanam.

Fenn dan Kuasa Usaha Ad Interim Papua Nugini untuk Indonesia Frank Migizi memegang sekop, sementara Dubes Australia untuk Indonesia Penny Williams memegang cangkul.

 

Usai menutup lubang tanam dengan tanah, Fenn menjelaskan alasan mereka memilih gaharu. Kata dia, gaharu merupakan tanaman asli Indonesia. Itu sekaligus menunjukkan persahabatan yang kuat dan semakin meningkat, antara Inggris dan Indonesia.

“Kami harap kerjasama antara Inggris dan Indonesia terus berjalan dengan baik,” kata Fenn, usai menanam pohon tersebut.

Acara tanam pohon ini juga menunjukan komitmen kedua negara akan pentingnya perlindungan terhadap hutan.

Kata dia, saat Menteri Luar Negeri Inggris Elizabeth Truss berkunjung ke Jakarta tahun lalu, isu kehutanan dan lingkungan juga ikut dibahas.

Makanya, menurut Fenn, kegiatan penanaman pohon adalah langkah yang sangat simbolis. Sebab puluhan tahun kemudian pohon itu akan tumbuh besar. Sehingga mirip dengan Ratu Elizabeth II yang berkuasa sangat lama.

  “Saya pikir ini indah dan sangat layak bahwa kita menghormatinya melalui sesuatu yang kokoh seperti menanam pohon,” ujarnya.

 

Soal kekuasaan Ratu Elizabeth II, Fenn menyebut bahwa Inggris mengalami banyak perubahan. Saat Ratu baru mulai berkuasa, kata dia, homoseksualitas masih ilegal. Diskriminasi masih ada. Band tenar The Beatles sedang naik daun, selain itu, hukuman mati masih berlaku.

“Bahkan supermarket belum ada, dan ada pula rasio pangan akibat dampak Perang Dunia. Tapi, kini sudah berubah,” jelasnya.

Platinum Jubilee dirayakan di seluruh Inggris dan dunia. Dengan puncak perayaan pada Juni mendatang. Perayaan ini mencerminkan cinta Ratu Elizabeth II terhadap alam, dan fakta bahwa dia telah menanam lebih dari 1.500 pohon selama masa pemerintahannya.

Masyarakat Inggris didorong untuk bergabung dalam perayaan dengan menanam pohon untuk Jubilee. Satu juta pohon telah ditanam di seluruh Inggris sebagai bagian dari inisiatif  Queen’s Green Canopy.***

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *