Inter Milan Vs Parma, Nerrazurri Jauhi Situasi Kudeta –

Inter Milan berpeluang menjauhi kejaran runner up AC Milan. Pasalnya, Nerrazurri bakal melakoni laga mudah pada laga lanjutan Serie A pekan ke- 24. Yaitu, melawan tim degradasi FC Parma di Stadio Ennio Tardini, Jumat (4/3) dini hari nanti.

Pada laga tersebut, pasukan Antonio Conte diprediksi akan bisa menang mudah karena memiliki kekuatan yang jauh lebih besar ketimbang lawannya. Salah satunya bisa dilihat dari perbedaan peringkat kedua tim saat ini.

Inter di puncak klasemen dengan 56 poin, sedangkan Parma tersungkur di posisi 19 lewat 15 poinnya. Jauh jarak ini tentu menjadi peluang yang sangat baik bagi Inter, dan harus dimaksimalkan demi mempertahankan posisi aman mereka di puncak klasemen Liga Italia.

Apalagi, La Beneamata sendiri tengah menunjukkan performa menawan berkat lima kemenangan beruntun di Serie A. Deretan hasil maksimal tersebut salah satunya kala membungkam AC Milan 2 pekan lalu lewat kemenangan 3 gol tanpa balas dalam duel bertajuk Derby della Madonnina. Kemenangan itu sekaligus membuat tim asuhan Antonio Conte unggul empat angka dari Milan.

Sebaliknya, Parma saat ini dalam kondisi terpuruk. Tim besutan Roberto D’Arversa menghuni papan bawah zona degradasi peringkat 19, berbekal 15 poin dari 24 laga.

Mereka saat ini defisit lima poin dari tim peringkat 17 alias batas aman zona merah, yang ditempati Torino. Namun demikian Il Toro baru memainkan 23 laga saja.

Performa buruk Parma juga tergambar dari pencapaian mereka yang tak pernah meraih kemenangan dalam 15 penampilan terakhir di Serie A. Dalam periode tersebut mereka harus menelan 9 kekalahan, dan hanya menuai enam hasil imbang.

Roberto D’Aversa sepertinya perlu segera melakukan pembenahan terhadap performa Gervinho dan kawan-kawan, baik dari segi serangan maupun lini pertahanan. Parma tercatat sebagai tim dengan produktivitas paling rendah di Liga Italia musim ini.

Dari total 24 pertandingan, mereka hanya melesakkan 19 gol. Dari sisi pertahanan, mereka juga menjadi salah satu yang terburuk, yakni sudah kebobolan 47 kali. Di lain pihak, Inter Milan tercatat sebagai tim paling subur di Serie A musim ini. Romelu Lukaku dan kolega hingga saat ini sudah melesakkan 60 gol di liga domestik.

Sedang dari sisi pertahanan, La Beneamata baru kebobolan 24 kali. Hanya Juventus yang mempunyai rekor lebih baik dari Inter, yakni kebobolan 20 kali saja.

“Aku sejujurnya puas dengan performa dan torehan gol ku musim ini. Tapi apakah lantas aku melihat grafik pencetak gol? Tidak! Buat ku yang terpenting adalah Inter. Klub ini harus terus menang karena aku sangat senang bisa berada di sini” kata Lukaku seperti dikutip dari laman resmi klub. [DNU]

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *