Ikut Lelang Di Kementan Anak Mentan Incar Jabatan Kepala Karantina Pertanian Makassar –

Putera Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kemal Redindo Syahrul Putra, lolos seleksi administrasi proses lelang jabatan eselon II di Lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Redindo mengikuti proses lelang untuk jabatan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar.

“Iya, saya ikut lelang jabatan untuk Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar,” kata Dindo-sapaan akrab Redindo Syahrul Putra saat dikontak RM.id, Rabu (17/3).

Berdasarkan penelusuran di website pertanian.go.id, Kementan memang membuka lelang jabatan untuk 12 posisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Yakni Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Direktur Perlindungan Hortikultura, Direktur Pakan, Direktur Kesehatan Hewan, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan.

Kemudian Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon, Kepala Balai Besar Veteriner Wates, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, dan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar.

Dalam proses seleksi tahap pertama, terdapat 73 orang yang dinyatakan lulus. Salah satunya, Dindo. Untuk proses seleksi ini, terdapat 26 pejabat internal Kementan yang mengikuti proses lelang ini. Sementara sisanya merupakan pihak eksternal.

Khusus 26 peserta dari internal Kementan keseluruhan dinyatakan otomatis untuk mengikuti proses seleksi tahap tiga yakni presentase dan wawancara.

Sementara Dindo dan lainnya, lebih dahulu mengikuti proses seleksi tahap 2, yakni seleksi assessment. Adapun seleksi assessment ini akan dilaksanakan Jumat-Sabtu (19-20 Maret 2021) di Bekasi.

Dindo mengatakan untuk seleksi ini, tidak ada target tertentu untuk ikut proses lelang ini. “Saya tidak ada tujuan apa-apa. Kalau diterima ya Alhamdulillah. Apalagi inikan baru pendaftaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dindo mengatakan, ikut lelang di Kementan, tanpa sepengetahuan ayahnya, yang juga orang nomor satu di Kementan. Sementara terkait pengalaman, Dindo mengaku lebih fokus ke persoalan hukum di perkarantinaan.

“Paling tidak saya kan sarjana hukum. Jadi tahu  juga aturannya. Ya paling nanti bicara dari aspek hukumnya,” pungkas Dindo. [KAL]

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *