Gowes Sambil Berwisata Di Aceh Cycling Tourism 2023 –

<p>Puluhan pegiat sepeda dari berbagai komunitas bakal mengikuti gelaran Aceh Cycling Tourism 2023 yang digagas platform Aceh Darussalam selama enam hari pada 16-21 Agustus 2023.</p>

<p>Founder Aceh Darussalam, Steffy Burase, mengatakan, acara ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Aceh.</p>

<p>Model asal Manado ini ingin membuktikan, bahwa Bumi Serambi Mekah tidak kalah indah dengan kawasan Indonesia Timur.</p>

<p>&quot;Kalau ditanya tujuannya apa, ingin membawa orang untuk datang ke Aceh supaya bisa membuktikan betapa indahnya Aceh,&quot; kata Steffy saat peluncuran acara, di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7).</p>

<p>Selain itu, Steffy juga ingin menepis anggapan bahwa Aceh merupakan wilayah konflik.</p>

<p>Dia menegaskan, daerah paling Barat di Pulau Sumatera ini aman dan nyaman bagi wisatawan.</p>

<p>&quot;Tidak seperti stigma-stigma negatif tentang isu syariat yang selama ini kita dengar,&quot; terangnya.&nbsp;</p>

<p>Selain itu dia menjelaskan, Aceh Cycling Tourism bukan ajang lomba balap sepeda, tapi bersepeda sambil berwisata.</p>

<p>Nantinya, para peserta akan diajak mengelilingi sejumlah kota untuk menikmati keindahan alam.</p>

<p>&quot;Jadi nanti kita akan mengitari beberapa kota. Kita bersepeda, mampir-mampir menikmati alam, menikmati pariwisata. Kurang lebih seperti itu,&quot; ungkap Steffy.</p>

<p>Ia menekankan, acara ini akan bersifat eksklusif karena hanya bisa diikuti oleh 50 peserta yang bisa mendaftar melalui website resmi mereka.</p>

<p>Jumlah itu sengaja dibatasi agar panitia bisa memberikan pelayanan maksimal.</p>

<p>&quot;Kita masih punya 25 slot lagi yang harus kita publish ke orang-orang. Mudah-mudahan nanti sebelum berangkat kuotanya terpenuhi,&quot; harapnya.</p>

<p>Koordinator lapangan Aceh Cycling Tourism, Wahono, menuturkan salah satu destinasi wisata yang akan dikunjungi yaitu titik 0 Km Indonesia di Kota Sabang yang kerap jadi tujuan utama wisatawan lokal maupun mancanegara.</p>

<p>Selain itu, ada juga lokasi yang syarat dengan peninggalan sejarah.</p>

<p>&quot;Ada benteng Jepang, kemudian meriam, macam-macam. Kalau di Banda Aceh sendiri, banyak peninggalan sejarah di sana walaupun Aceh pernah terhantam tsunami, tapi peninggalan sejarah tetap masih ada di sana. Ada Museum Tsunami,&quot; ungkapnya.</p>

<p>Sementara itu, pegiat sepeda Fitra Tara Mizar, mengatakan acara ini dapat mengekspos keindahan Aceh yang selama ini belum banyak dilirik.</p>

<p>Dia menilai, terkadang orang hanya berpikir bahwa keindahan alam Indonesia hanya ada di wilayah Timur.</p>

<p>&quot;Tapi nggak nyangka bahwa di Aceh luar biasa cantik. Hampir di seluruh jalan, kanannya hijau, kirinya biru laut. Ini yang luar biasa. Dan bukan hanya pantai, tapi pantai berbukit. Jadi saya ingin semuanya melihat secara langsung, menikmati secara langsung,&quot; puji dia.</p> . Sumber : Berita Lifestyle, Kuliner, Travel, Kesehatan, Tips

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *